Spam Mail Memang Menyebalkan

Posted by adeska on 03 September 2008

Spam mail memang menyebalkan. Bagaikan tamu tak diundang, ia dengan tebal muka tetap datang ke rumah kita (account mail kita), masuk tanpa ketuk pintu, langsung duduk di ruang tamu kita, terus meminum kopi susu kental manis yang ada di depan kita dan belum kita sruput sama sekali. Di sisi lain, spam mail adalah surat kaleng. Karena surat kaleng, ia datang begitu saja tanpa kita harapkan dan duga. Mengingat spam mail lebih terasa mengganggu dari pada manfaat yang ada, terbetik dalam hati, ada tidak cara mengatasi spam mail yang masuk ke kotak surat kita.

Untuk account gmail, saya coba untuk menyusun tips dan trik bagaimana menyikapi spam mail ini.
  1. Menentukan prioritas e-mail masuk yang ada dalam Kotak Masuk. Penentuan prioritas dimaksudkan dalam rangka pengelompokkan dan pembuatan label (kategori) e-mail. Hal ini pernah dibahas di posting Mengelola E-mail dengan Label. Dengan langkah ini, kita sudah melakukan pengkotakan e-mail sesuai dengan kategori, tujuan e-mail dan prioritas yang ditetapkan atas e-mail.
  2. Memasang “perangkap” bagi e-mail masuk dengan menerapkan fitur filtering e-mail yang ada di gmail. Di posting Memanfaatkan Filter E-mail (Masuk), sedikit dibahas terkait filter e-mail yang masuk ke kotak surat (inbox) kita. Filter yang diterapkan pun sifatnya tidak rigid, karena masih dapat kita perbarui di lain kesempatan. Dengan filter, pengecekan e-mail masuk dilakukan langsung pada label (kategori) yang kita tetapkan. Biasanya bila ada e-mail baru, di sebelah kanan label tertera jumlah e-mail baru yang masuk.
  3. Memanfaatkan fasilitas pencarian untuk e-mail tertentu, kemudian menerapkan label (kategori) dan mengarsipkannya ke dalam label dimaksud. Mengenai fitur filter ini, bisa dilihat kembali posting Memanfaatkan Fasilitas Pencarian E-mail pada Gmail. Setelah e-mail didapatkan, baru label diterapkan dan pengarsipan dilakukan.
  4. Melaporkan e-mail yang kita tetapkan sebagai spam mail. Caranya, klik kotak di depan e-mail spam kemudian klik tombol Laporkan Spam (Report Spam) yang ada di dasar bawah halaman mail.
  5. Melakukan unsubscribe pada e-mail yang kita ingin berhenti mendapat layanan/kiriman e-mail. Ini cara manual yang sederhana, tepat sasaran, namun memakan cukup banyak waktu kita.
  6. Melakukan cek dan ricek di Kotak Spam kita, kalau-kalau ada e-mail penting yang 'terjebak' ke dalamnya. Klik e-mail dimaksud, kemudian klik Balas (Reply) yang ada di sebelah kanan atas e-mail yang terbuka, lalu pilih Saring pesan seperti berikut ini. Ketika menu filter muncul, klik tombol Langkah Berikutnya, kemudian beri centang pada kotak Jangan mengirimkannya ke Spam, lalu klik tombol Buat Filter.
Masih banyak cara, tips dan trik untuk menyikapi spam mail yang menyebalkan ini. Mungkin ada rekan-rekan yang berkenan menambahkan?
Lebih jauh tentang spam di Gmail, rekan-rekan bisa klik di sini

Note:
Terima kasih kepada kang Noval atas inspirasinya berupa curhatnya di sini.





Digg Del.icio.us StumbleUpon Reddit RSS

{ 6 comments... read them below or add one }

Abi Bakar mengatakan...

Spam emang kurang ajar, bener banget tuh analoginya tamu ga diundang trus duduk n menyantap hidangan tanpa ditawarin

adeska mengatakan...

@ Kang Abi Bakar
Setuju, kang Abi!!!! :)
Tabiat spam memang tidak baik :(

sandi mengatakan...

SPAM = Tidak halal

ades hendra mengatakan...

@ Sandi
Sepakat, Sandi. :) Apalagi kalo kena spamm.... bwueeh :(

annmolly mengatakan...

ada juga yang abu-abu loh... maksudnya gini gue punya akun gmail blabla@gmail.com dan kemudian seseorang mendaftarkan juga akun bla.blabla@gmail.com

nah jika seseorang mengirimkan email ke bla.blabla@gmail.com maka secara otomatis pula akun blabla@gmail.com akan menerima email yang sama. hiks. Google seharusnya melakukan pembenahan juga, bukan hanya kita.

adeska mengatakan...

@ Annmolly
ternyata di gmail juga ada wilayah abu-abu, ya kang. info baru niech, trima kasih.
saya jd ingat, waktu ndaftar gmail dan sudah ada yg memiliki account yg mau saya daftar. trus gmail ngasih beberapa alternatif seperti yg kang Annmolly jelaskan di atas. ternyata jadinya seperti itu, ya...
trima kasih sudah mampir.

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan Sobat Blogger semua. Komentar Anda, mempermudah saya berkunjung balik.
So, silahkan isi lengkap URL Anda dengan format http://www.domainAnda.com.
Matur nuwun.